Ketika Daging Mulai ‘Menangis’

PASBANGET.CO – Daging dan mie mungkin pasangan yang tepat menjadi santapan hidangan musim panas di Korea. Lengkap dengan menu Yukhoe sebagai hidangan penutup.  Dalam Korean Barbecue Lexicon, istilah lain untuk daging ‘menangis’ adalah daging ‘berkeringat’.  Anda pasti akan lebih baik mendengar pada istilah yang pertama.

Chef Kim Yong Cheol, koki dari restoran Sheraton Grande Walkerhill’s Korean Barbecue, Myongwolgwan, ini memberikan beberapa tips  pada  makanan Barbecue Korea.  Hal pertama adalah mengerti kapan membalik daging dan jika terlalu banyak Flipping maka daging menjadi kering. Tunggu ketika siraman jus menggelembung halus di permukaan. “ Saat itulah disebut  Ketika Daging Mulai Menangis,“ kata Kim.

Agar mendapat rasa barbecue yang lezat, abaikan semua saus dan gunakanlah garam. Kemudian balut mie sesuai dengan jenis daging. Jangan melakukan kesalahan dengan menambah cuka dan mustard pada Mul Naengmyoen sebelum mencicipinya karena itu akan menjadi hal buruk.

“Garam memungkinkan Anda untuk mengalami rasa asli daging, bukan menyembunyikannya di bawah saus, tapi ini tentu saja preferensi pribadi, “ imbuhnya.

Urutan di sebuah restoran Barbecue Korea biasanya grill dan makan daging hanya untuk putaran pertama. Kim merekomendasikan makan Mul Naengmyeon  atau mie dingin dalam kaldu sapi setelah galbi diasinkan dan makan Bibim Naengmyeon atau mie dingin pedas setelah makan daging unmarinated gogi.

Sebenarnya, untuk makan daging mentah di musim panas itu lebih berbahaya, tetapi restoran lebih berhati-hati karena alasan itu sehingga menjadikan lebih aman.

Sumber : www.pasbanget.co

Advertisements